iNFO TERKINI | BONTANG – Menanggapi pernyataan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadispopar) Bontang mengenai pengelolaan Pulau Beras Basah, Dewan Pimpinan Cabang Masyarakat Sadar Wisata (DPC MASATA) Kota Bontang menekankan perlunya langkah konkret. Sebagai "permata" Objek Destinasi Tujuan Wisata (ODTW) di Kota Bontang, pengelolaan Beras Basah diharapkan tidak lagi terjebak dalam tatanan konsep atau wacana semata.
Ketua DPC MASATA Bontang menyoroti bahwa perubahan besar harus dimulai dari eksekusi di lapangan. Pihaknya merumuskan lima poin krusial yang harus segera diimplementasikan sebagai bentuk aksi nyata.
Lima Pilar Transformasi Beras Basah
Berdasarkan kajian MASATA, berikut adalah langkah-langkah strategis yang harus diambil oleh Pemerintah Kota Bontang melalui Dispopar:
Penerapan Edukasi ‘Sampah Tuntas’: Meski sudah mulai disosialisasikan, MASATA menekankan perlunya pengawasan ketat. Wisatawan wajib memiliki kesadaran penuh untuk membawa kembali sampah mereka ke darat guna menjaga kelestarian ekosistem pulau.
Aksi ‘Bersih-Bersih’ Masif & Berkelanjutan: Kerja bakti yang melibatkan komunitas pariwisata tidak boleh hanya bersifat seremonial atau insidentil saat peringatan hari besar saja.
Kegiatan ini harus dijadwalkan secara rutin dan melembaga.
Penertiban Gazebo dan Penataan Pedagang: Pemkot Bontang didesak untuk mengambil alih pengelolaan gazebo secara profesional.
Tujuannya agar harga sewa transparan dan penataan pedagang lebih rapi, sehingga tidak ada pengunjung yang merasa dirugikan oleh praktik harga yang tidak wajar.
Jaminan Sarana Keselamatan: Mengingat tingginya animo pengunjung, pemasangan plang peringatan dan kehadiran tim SAR/BPBD secara siaga—terutama di musim libur—menjadi harga mati untuk mencegah terjadinya kecelakaan air atau kasus tenggelam.
Kepastian Legalitas Pengelolaan: MASATA mendorong percepatan kajian pelibatan pihak ketiga atau kejelasan status aset. Hal ini dinilai vital agar ada entitas yang bertanggung jawab penuh terhadap perawatan fasilitas sekaligus menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terukur.
Mewujudkan Destinasi Kelas Dunia
Dalam keterangannya, MASATA menegaskan bahwa kunci keberhasilan pengelolaan wisata saat ini terangkum dalam tiga prinsip utama:
"Aksi nyata dalam penataan Pulau Beras Basah hari ini adalah: Tegas dalam Aturan, Bersih dalam Lingkungan, dan Aman dalam Pelayanan."
Masyarakat kini menantikan langkah berani dari Dispopar Bontang untuk mengubah wajah Beras Basah menjadi destinasi yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga profesional secara manajemen. Tanpa ketegasan aturan dan keberlanjutan aksi, potensi besar "Permata Bontang" ini dikhawatirkan akan redup oleh masalah klasik yang tak kunjung usai.
Penulis : Jusmin
Editor: Tim Redaksi
Sumber: DPC MASATA Kota Bontang

0 Komentar