Sinergi Baru: Bontang Job Fair 2026 Usung Konsep "Sapta Pesona" untuk Perkuat Sektor Industri dan Jasa

INFO TERKINI - ​BONTANG – Menghadapi era kerja terdistribusi yang menuntut inovasi dan fleksibilitas, Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar agenda tahunan bergengsi, Bontang Job Fair (BJF) 2026. Namun, ada yang berbeda pada perhelatan tahun ini.

​Menggandeng organisasi MASATA (Masyarakat Sadar Wisata) sebagai pelaksana, BJF 2026 bertransformasi menjadi ruang kolaborasi yang tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga mengintegrasikan nilai budaya dan kreativitas dalam etos kerja.

​Mewujudkan Visi Bontang Maju dan Berkelanjutan

​Langkah strategis ini merupakan pengejawantahan dari visi besar Pemerintah Kota: "Bontang Kota Industri dan Jasa yang Maju, Berkelanjutan Ekonomi, Dinamis, dan Sejahtera." Sinergi antara sektor ketenagakerjaan dan pegiat pariwisata ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja yang lebih segar dan adaptif.

​Inovasi Sapta Pesona di Dunia Kerja

​MASATA membawa misi khusus dalam BJF 2026, yakni menyuntikkan nilai-nilai Sapta Pesona (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan) ke dalam budaya profesional.

​"Event ini bukan sekadar bursa lowongan kerja konvensional. Kami ingin menunjukkan bahwa unsur kreativitas dan kesadaran budaya dapat mempengaruhi produktivitas serta kualitas kerja secara kolektif," ujar perwakilan panitia dari MASATA.

​Beberapa poin utama yang akan diusung dalam BJF 2026 meliputi:

​Edukasi & Pengembangan SDM: 

Fokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar siap bersaing di sektor industri dan ekonomi kreatif.

​Kolaborasi Kreatif: Menampilkan bagaimana elemen seni dan budaya dapat meningkatkan kenyamanan dan dinamisme di lingkungan kerja.

​Keberlanjutan Ekonomi: Mendorong serapan tenaga kerja yang tidak hanya terpusat pada industri berat, tetapi juga memperkuat sektor jasa dan pariwisata sebagai pilar ekonomi masa depan.

​Lebih dari Sekadar Bursa Kerja
​Melalui BJF 2026, Kota Bontang membuktikan bahwa kemajuan ekonomi harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan yang dinamis. 

Dengan lingkungan kerja yang menerapkan standar Sapta Pesona, diharapkan para pekerja tidak hanya produktif secara angka, tetapi juga memiliki integritas dan keramahtamahan yang menjadi ciri khas kota jasa yang maju.

(JUSMIN)

0 Komentar