Polres Bontang Gelar Operasi Keselamatan Mahakam 2026, 8 Pelanggaran Ini Jadi Incaran Utama

INFO TERKINI -BONTANG – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bontang resmi memulai Operasi Keselamatan Mahakam 2026 pada hari ini, Senin (2/2/2026). Operasi kewilayahan ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan ke depan hingga 15 Februari mendatang guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat di jalan raya.

​Selama periode operasi tersebut, Sat Lantas akan mengintensifkan razia di berbagai titik di wilayah hukum Polres Bontang. Untuk memastikan efektivitasnya, petugas akan melakukan pemantauan secara acak (mobile) dan stasioner.

​Fokus 8 Sasaran Utama
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, melalui Kasat Lantas AKP Purwo Asmadi, menegaskan bahwa ada delapan jenis pelanggaran prioritas yang akan langsung dikenakan tindakan tilang di tempat:

​Penggunaan Ponsel : Berkendara sambil mengoperasikan ponsel.

​Pengemudi di Bawah Umur : Pengendara yang belum memiliki SIM atau belum cukup umur.

​Helm SNI : Pengendara motor yang tidak mengenakan helm standar nasional.

​Bonceng Lebih dari Kapasitas : Berboncengan motor lebih dari dua orang.

​Penyalahgunaan Zat : Berkendara di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.
​Sabuk Pengaman: Pengemudi mobil yang tidak menggunakan seat belt.

​Lawan Arus : Berkendara melawan arus lalu lintas yang membahayakan pengguna lain.
​Kecepatan Tinggi: Berkendara melebihi batas kecepatan maksimal yang ditentukan.

​"Setiap persimpangan akan ada petugas yang rutin memantau. Jika ditemukan pelanggaran kasatmata, akan langsung kami tindak dengan tilang," tegas AKP Purwo Asmadi.

​Tekan Angka Kecelakaan

​Langkah ini diambil mengingat volume kendaraan di Kota Bontang, baik roda dua maupun roda empat ke atas, terus meningkat. 

Operasi Keselamatan Mahakam diharapkan mampu menjadi instrumen efektif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

​AKP Purwo menambahkan bahwa selain penindakan hukum, pihaknya juga akan mengedepankan sisi edukatif. 

"Keselamatan berkendara kuncinya adalah disiplin. Kami juga akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya aturan lalu lintas," pungkasnya.
(Jusmin)

0 Komentar