Tradisi Mappalili Digelar, Pemkab Barru Resmi Awali Musim Tanam 2026/2027


INFO TERKINI 🕳️ ​BARRU — Tradisi leluhur Mappalili atau Turun Sawah sebagai penanda dimulainya Musim Tanam (MT) 2026/2027 dan MT 2027 tingkat Kecamatan Barru resmi digelar dengan meriah dan khidmat.

Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan petani ini dipusatkan di areal persawahan Larumpia, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, pada Kamis (5/11/2026).

​Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan para petani dalam rangka menggenjot produksi padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Barru.

​Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Barru, Drs. Anwar Ridwan, M.Si., yang mewakili Bupati Barru untuk membuka acara secara resmi. Turut hadir pula Wakapolres Barru, Anggota DPRD Kabupaten Barru A. Wawo Mannojengi, S.H., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru Ir. Ahmad, M.M., Ketua KTNA Kabupaten Barru, Danramil 1405-06 (mewakili Dandim 1405 Parepare), Kapolsek Barru, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Barru, serta ratusan ketua kelompok tani dan petani setempat.

​Camat Barru, A. Mustafa Pieter, S.Sos., dalam sambutannya menekankan bahwa Mappalili bukan sekadar seremonial budaya, melainkan wujud rasa syukur dan doa bersama agar musim tanam kali ini berjalan lancar, terhindar dari serangan hama, serta menghasilkan panen yang melimpah.

​"Melalui Mappalili ini, kami berharap seluruh petani di Kecamatan Barru dapat memulai tanam serentak, mematuhi kalender tanam, dan menggunakan benih unggul. Mari kita jaga kekompakan, gotong royong membersihkan saluran irigasi, serta memanfaatkan bantuan alsintan dengan optimal," ujar A. Mustafa Pieter.

​Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendampingi para petani. Ia memaparkan bahwa untuk musim tanam kali ini, pemerintah telah menyiapkan berbagai dukungan, mulai dari penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pendampingan intensif dari penyuluh BPP Kecamatan Barru.

​"Target kita jelas, produktivitas di Kecamatan Barru harus naik. Kuncinya ada tiga: tanam serentak, pengairan teratur, dan pengendalian hama terpadu. Penyuluh kami selalu siap mendampingi di lapangan," tegas Ir. Ahmad.

​Peresmian tanda dimulainya musim tanam ditandai dengan prosesi doa bersama serta turun ke sawah secara simbolis oleh Staf Ahli Bupati bersama jajaran Forkopimda, pejabat dinas terkait, dan para petani.

​Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap para petani tetap optimis dan bersemangat menghadapi tantangan iklim global demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Barru.

(AA/red)

0 Komentar