Dukung Operasional Pabrik Soda Ash, PKT Mulai Bangun Dermaga 11

INFO TERKINI 🕳️ Bontang - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) terus memperkuat kesiapan infrastruktur pendukung pengembangan bisnis perusahaan melalui pembangunan Dermaga 11. Proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) fasilitas ini dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebagai kontraktor pelaksana, dengan durasi selama 570 hari kalender.

Direktur Pengembangan PKT, Mohamad Agung, mengatakan pembangunan Dermaga 11 merupakan bagian dari upaya perusahaan mempersiapkan infrastruktur pendukung pengembangan bisnis dan diversifikasi produk, khususnya pembangunan Pabrik Soda Ash. Selain itu, dermaga ini juga akan menunjang kelancaran operasional dan distribusi produk dari pabrik eksisting PKT.

Proyek ini diharapkan mampu memperkuat keandalan rantai pasok, meningkatkan efisiensi aktivitas kepelabuhanan, serta memberikan fleksibilitas lebih besar bagi perusahaan dalam mengelola arus logistik seiring pertumbuhan kebutuhan bisnis.

"Pengembangan bisnis harus didukung kesiapan infrastruktur yang memadai, termasuk fasilitas logistik dan kepelabuhanan. Pembangunan Dermaga 11 merupakan bagian dari upaya tersebut, terutama untuk memastikan kebutuhan distribusi produk dapat terakomodasi dengan baik," ungkap Agung saat seremoni EPC Dermaga 11 di Batam, belum lama ini.

Dijelaskan Agung, Dermaga 11 direncanakan memiliki dimensi 160 x 40 meter, dengan kemampuan melayani kapal berkapasitas hingga 40.000 Deadweight Tonnage (DWT). Infrastruktur ini juga akan dilengkapi fasilitas material handling untuk mendukung proses pemuatan produk curah ke kapal secara efektif dan terintegrasi. 

Fasilitas tersebut mencakup sistem conveyor dan mobile ship loader berkapasitas 1.100 ton per jam untuk proses pemuatan material ke kapal. Agung menyebut, ketersediaan infrastruktur kepelabuhanan yang memadai akan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi perusahaan dalam mengatur pengiriman. 

Pengelolaan arus logistik yang semakin baik juga dapat membantu perusahaan menyesuaikan kegiatan distribusi dengan kebutuhan operasional, ketersediaan fasilitas, serta perkembangan permintaan pasar.

(Jusmin)

0 Komentar