Foto : Ilustrasi
INFO TERKINI – SOPPENG- Ancaman gagal panen membayangi ratusan hektar lahan pertanian di Desa Enrekeng, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng. Sekitar Kurang lebih 600 hektar sawah di wilayah tersebut saat ini mengalami krisis air yang parah.
Jika kebutuhan air tercukupi, petani optimistis dapat menikmati masa panen pada akhir Agustus mendatang.
Saat ini, satu-satunya penyelamat agar tanaman padi mereka tidak mati kekeringan adalah penggunaan pompa air modifikasi berbahan bakar LPG 3 kg.
"Kalau ada air yang cukup, sebenarnya akhir bulan delapan ini kita sudah bisa petik (panen).
Padi bisa selamat sekarang ini murni hanya karena pertolongan pompa air yang pakai tabung gas 3 kg," ujar salah satu petani saat berbincang dengan awak media Info Terkini, Selasa (28/7/2026).
Perbandingan Efisiensi Biaya Pompa Air
Demi menjaga sawah tetap teraliri air, para petani harus bekerja ekstra keras dan mengeluarkan biaya operasional yang tidak sedikit. Rata-rata untuk 1 hektar sawah, dibutuhkan sekitar 100 tabung gas 3 kg hingga memasuki masa panen.
Meskipun demikian, penggunaan gas LPG 3 kg tetap menjadi pilihan utama petani dibanding bahan bakar minyak (BBM), karena dinilai relatif lebih hemat:
Jenis Bahan Bakar / AlatTingkat Efisiensi & Biaya Penggunaan
LPG 3 Kg (Tabung Gas)Menjadi pilihan paling terjangkau saat ini untuk menggerakkan pompa air modifikasi.
Pertalite (BBM)Biaya operasional cukup mahal untuk konsumsi harian pengairan.
Genset (Bensin/Solar)Sangat pemborosan, bisa menghabiskan hingga 130 liter/hari.
Harapan Besar Petani: Program Listrik Masuk Sawah
Melihat tingginya pengeluaran untuk bahan bakar pompa, warga dan petani di Desa Enrekeng sangat berharap adanya perhatian dari pihak pemerintah daerah maupun PLN untuk segera merealisasikan program listrik masuk sawah.
Hadirnya jaringan listrik di area persawahan diyakini akan menjadi solusi jangka panjang yang jauh lebih murah, efisien, dan stabil untuk menggerakkan pompa air listrik, sehingga risiko gagal panen akibat kekeringan di Kecamatan Ganra dapat diminimalisir di masa mendatang.
Tim IT

0 Komentar