Kado’ Indah Hari Jadi ke-765: Di Bawah Nawaitu Bupati Suwardi, Krisis Air Soppeng Menemui Titik Terang!

INFO TERKINI ■ ​SOPPENG – Harapan besar menyeruak di balik deru mesin pengeboran yang memecah kesunyian di jantung Kota Watansoppeng. Masalah klasik krisis air bersih yang telah membebani warga Bumi Latemmamala selama puluhan tahun, kini akhirnya menemui titik terang yang nyata.

​Pantauan langsung di lokasi pada Senin (6/4/2026), suasana haru sekaligus optimisme pecah saat mata bor menyentuh kedalaman 90 meter. Air jernih terpantau mulai meluap dan muncrat ke permukaan, seolah menjadi jawaban atas doa-doa warga yang selama ini mendambakan kemandirian air bersih.

​Bukan Sekadar Jabatan, Tapi Pengabdian
​Bagi masyarakat Soppeng, keberhasilan ini bukan sekadar urusan teknis pengeboran. 

Ini adalah simbol keberanian kepemimpinan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dalam menjawab persoalan martabat dan kesejahteraan warga yang telah diperjuangkan lintas generasi.

​Bupati Suwardi, yang dihubungi di sela-sela kegiatannya usai menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Bone (HJB), menyambut kabar ini dengan penuh syukur namun tetap rendah hati.

​"Dengan Nawaitu untuk pengabdian, mari kita warga Soppeng berdoa bersama-sama agar ikhtiar ini dimudahkan hingga tuntas. Semua yang kita laksanakan ini tak lebih dari tanggung jawab kami sebagai pelayan masyarakat," ujar Bupati Suwardi dengan nada tenang.

​Target 200 Meter demi Kualitas Maksimal
​Meski air sudah meluap di kedalaman 90 meter, tim teknis tidak ingin gegabah. Pengawas kegiatan pengeboran, Johan, menegaskan bahwa pengeboran akan terus dilanjutkan demi menjamin ketersediaan debit dan kualitas air jangka panjang.

​"Kami ingin eksplorasi air ini mencapai hasil yang maksimal. Target kami adalah kedalaman 200 meter untuk memastikan pasokan ini stabil dan melimpah," jelas Johan didampingi Direktur PDAM Hasanuddin.

​Langkah ini diambil demi memastikan bahwa saat musim kemarau tiba, warga Kota Watansoppeng tidak lagi bergantung pada pasokan air yang tidak stabil.

​Kado Terindah untuk Rakyat Soppeng
​Momentum bersejarah ini dipastikan menjadi catatan emas dalam sejarah Bumi Latemmamala. Sumber mata air baru ini dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan pada puncak perayaan Hari Jadi Soppeng ke-765 yang jatuh pada 8 April 2026.

​Kehadiran sumber air ini menjadi "Kado Terindah" dari Bupati Suwardi Haseng bagi rakyatnya. 

Langkah berani ini tidak hanya mengakhiri krisis air menahun, tetapi juga menegaskan sosok Suwardi sebagai pemimpin yang bekerja dengan hati dan menjawab penantian panjang warganya melalui aksi nyata.

​(*)

0 Komentar