Hampir 400 Peserta Ramaikan Pembukaan Kejuaraan Bulutangkis UNIVERAL KITA CUP III di Makassar

INFO TERKINI ■ ​MAKASSAR – Semangat olahraga bulutangkis kembali membara di Kota Daeng. Kejuaraan Bulutangkis UNIVERAL KITA CUP III resmi dibuka pada Jumat siang (03/04/2026). 

Bertempat di GOR Poltekes Tidung Makassar, turnamen bergengsi ini berhasil menarik minat hampir 400 peserta dari berbagai kalangan.

​Acara pembukaan ini dihadiri oleh deretan tokoh penting dan mitra strategis, di antaranya:
​Rektor Universitas Almarisah Madani beserta Ketua Yayasan Almarisah Madani.

​Perwakilan dari BNI 46 selaku mitra perbankan.

​Pembina Univeral Kita, dr. Sujud, serta para sponsor pendukung.
​Jajaran Pengurus Provinsi PBSI Sulawesi Selatan, termasuk Ketua Harian Drs. H. Mawardi, MM, serta para Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan jajaran Ketua Bidang lainnya.

​Ketua Umum PBSI Sul-Sel, Prof. Dr. dr. H. Warsinggih, yang diwakili oleh Ketua Harian PBSI Sul-Sel, Drs. H. Mawardi, MM, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini.

​Dalam sambutannya, ia menekankan beberapa poin penting:

​Role Model Perguruan Tinggi: Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Sulawesi Selatan dalam upaya memajukan prestasi bulutangkis daerah.

​Sinergi Kalender Nasional: PBSI menyambut baik kategori peserta tingkat SMP dan SMA dalam turnamen ini.

Hal tersebut dinilai sangat strategis mengingat bulan depan akan digelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang bulutangkis.

​Keberlanjutan: PBSI berharap turnamen berjenjang seperti Univeral Kita Cup terus dilaksanakan secara rutin untuk menjaring bibit muda potensial.

​"Kegiatan ini perlu diapresiasi karena menyesuaikan dengan kalender nasional. Dengan adanya kategori SMP dan SMA, ini menjadi ajang pemanasan yang tepat sebelum terjun ke kompetisi nasional bulan depan," ujar H. Mawardi dalam sambutannya.

​Dengan total peserta yang mencapai hampir 400 orang, kompetisi ini diprediksi akan berlangsung sengit. 

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan juara, tetapi juga wadah silaturahmi bagi komunitas bulutangkis di Sulawesi Selatan.

(Red)

0 Komentar