Dosen Manajemen FEB UNM Hadirkan PKM Kolaboratif di Bulukumba, Perkuat Daya Saing UMKM Desa

INFO TERKINI 🕳️ Bulukumba – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (18/7/2026). 

Mengusung tema "Transformasi UMKM Berbasis Science, Art, and Technology untuk Mewujudkan Usaha Berkelanjutan", kegiatan ini melibatkan sejumlah tim dosen yang hadir secara bersama-sama dengan tema dan materi pendampingan yang saling melengkapi bagi masyarakat dan pelaku UMKM desa.

Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UNM Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si., didampingi Ketua Program Studi Manajemen FEB UNM Dr. Anwar, S.E., M.Si., serta dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bulukumba Asdar Andi Bennu, S.E., S.P., M.Ap., Kepala Desa Balleanging Irfandi Bahri, S.Sos., dan perwakilan Pegadaian Cabang Bulukumba. 

Kehadiran unsur pemerintah, akademisi, dan mitra menjadi wujud sinergi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam pelaksanaannya, setiap tim dosen menghadirkan program pengabdian sesuai bidang keahlian masing-masing. Beragam materi diberikan kepada masyarakat, mulai dari penguatan kapasitas usaha, peningkatan kompetensi kewirausahaan, hingga pengembangan strategi keberlanjutan UMKM. 

Kolaborasi antartim ini dirancang agar masyarakat memperoleh manfaat yang lebih komprehensif dalam satu rangkaian kegiatan PKM.


Salah satu tim pengabdi dipimpin oleh Stefanie Inggried Gorap, S.E., M.M. bersama Dr. Zainal Ruma, S.Pd., M.M., Khaidir Syahrul, S.E., M.B.A., Wiwin Riski Windarsari, S.E., M.M., dan Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando, S.Pd.I., M.Pd. Tim ini mengangkat tema 

"Pendampingan Motivasi Kerja dan Manajemen Kinerja Sederhana bagi Masyarakat untuk Meningkatkan Produktivitas", yang bertujuan memberikan pendampingan praktis kepada pelaku UMKM agar mampu membangun motivasi kerja sekaligus menerapkan manajemen kinerja sederhana dalam aktivitas usahanya.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNM menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat harus mampu memberikan manfaat yang dapat diterapkan secara langsung dan berkelanjutan oleh masyarakat.

Ketua tim pengabdi, Stefanie Inggried Gorap, S.E., M.M., menjelaskan bahwa peningkatan produktivitas usaha tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga dipengaruhi oleh motivasi kerja, kedisiplinan, dan kemampuan mengelola aktivitas usaha secara terencana.

"Melalui pendampingan ini kami ingin memperkenalkan cara sederhana dalam menetapkan target, mengevaluasi hasil kerja, mengenali peluang, serta mengidentifikasi kendala usaha. Kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut akan membantu pelaku UMKM meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan," ujarnya.

Materi dalam sesi ini disampaikan oleh Dr. Zainal Ruma, S.Pd., M.M. didampingi Khaidir Syahrul, S.E., M.B.A. yang membahas pentingnya motivasi kerja, semangat berwirausaha, serta penerapan manajemen kinerja sederhana dalam menjalankan usaha. Sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan, peserta juga menerima buku harian produktivitas yang berisi kolom sasaran, hasil, peluang, dan kendala, disertai kutipan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai sumber motivasi dan inspirasi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung interaktif. Para pelaku UMKM aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari menjaga konsistensi bekerja, mengatur waktu, hingga meningkatkan daya saing produk di tengah perubahan ekonomi. 

Interaksi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman antara akademisi dan masyarakat sehingga materi yang disampaikan lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.


Di akhir kegiatan, seluruh tim pengabdi menyerahkan cenderamata kepada Pemerintah Desa Balleanging sebagai simbol apresiasi sekaligus komitmen untuk terus membangun kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. 

Kolaborasi yang terjalin diharapkan menjadi fondasi bagi berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di Kabupaten Bulukumba.

Melalui PKM kolaboratif ini, Program Studi Manajemen FEB UNM berharap hasil pengabdian tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya UMKM yang lebih produktif, adaptif, dan berdaya saing. 

Pendekatan lintas tim dengan berbagai tema pendampingan menjadi bukti bahwa perguruan tinggi dapat hadir sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.

(Red)

0 Komentar