INFO TERKINI 🕳️ SOPPENG, – Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan menyelimuti Dusun Walimpong, Desa Barae, Kecamatan Marioriwawo.
Pemerintah setempat bersama masyarakat berbondong-bondong memadati Masjid Miftahul Jannah untuk melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha yang jatuh pada Rabu (27/05/2026).
Sejak pagi hari, gema takbir, tahmid, dan tahlil terus berkumandang mengagungkan asma Allah SWT, mengantarkan kekhusyukan jamaah yang hadir memenuhi saf-saf masjid hingga ke area halaman.
Bertindak sebagai khatib pada pelaksanaan Shalat Id kali ini adalah Taufiqurahman Shaleh, S.Pd., Gr.
Dalam khutbahnya yang menyentuh hati, beliau menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial antarsesama melalui ibadah qurban.
"Hari Raya Idul Adha ini adalah momentum bagi kita semua untuk merefleksikan nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
Mari kita jadikan semangat berqurban ini sebagai jembatan untuk saling berbagi, memperkokoh persatuan, dan menebar kebaikan di tengah-tengah masyarakat," ujar Ustaz Taufiqurahman dalam potongan khutbahnya.
Pelaksanaan Shalat Id di Dusun Walimpong ini juga turut dihadiri oleh pejabat wilayah Kecamatan Marioriwawo,
Anis Mawardi, S.Pd., M.Pd. (Kepala UPTD / Koordinator Wilayah SD/SMP Kecamatan Marioriwawo)
Kepala Desa Barae, Ibu Eka Sakti menyampaikan ucapan selamat dan rasa syukurnya atas kelancaran pelaksanaan ibadah Shalat Idul Adha di wilayahnya, khususnya di Dusun Walimpong.
"Saya selaku Kepala Desa Barae mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh lapisan masyarakat. Semoga keberkahan serta semangat berqurban senantiasa menyelimuti desa kita, dan mari kita tingkatkan semangat gotong royong untuk membangun Desa Barae yang lebih maju dan harmonis," ungkap Ibu Eka.
Senada dengan Kades, Kepala Dusun Walimpong, Yusran, juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia masjid dan warga yang telah menjaga ketertiban, sehingga ibadah Shalat Id tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.
Acara kemudian diakhiri dengan mushafahah (bersalam-salaman) antarjamaah sebagai simbol mempererat silaturahmi dan persaudaraan. (*)

0 Komentar