INFO TERKINI ■ MAKASSAR – Di tengah padatnya jadwal sebagai dokter spesialis dan akademisi di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Ketua Pengprov PBSI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. dr. H. Warsinggih, Sp.B-KBD, M.Kes, MH.Kes, menunjukkan komitmen luar biasanya terhadap kemajuan bulutangkis daerah.
Pada Kamis (30/4/2026), Prof Warsinggih menyempatkan diri hadir langsung di Kota Palu, Sulawesi Tengah, untuk memberikan dukungan moral dan semangat kepada para atlet binaan Sulsel yang tengah berlaga di ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bulutangkis.
Hadir Bersama Jajaran Pengurus
Tidak sendirian, Prof Warsinggih memboyong jajaran inti Pengprov PBSI Sulsel guna memantau perkembangan atlet di lapangan.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut:
Ketua Harian PBSI Sulsel
Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana
Bendahara PBSI Sulsel
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres)
Dalam kunjungan tersebut, rombongan PBSI Sulsel juga melakukan koordinasi dengan perwakilan Pengurus Pusat (PP) PBSI yang turut hadir, di antaranya Pak Sudarto, Lisa, Wahyana, dan Pak Nanang.
Sebanyak 40 atlet asal Sulawesi Selatan diturunkan dalam turnamen yang berlangsung mulai 27 April hingga 2 Mei 2026 ini.
Perjuangan keras para atlet muda tersebut membuahkan hasil dengan torehan medali di beberapa kategori:
Kategori Atlet Klub Hasil
Tunggal Anak Putri Nurhidayah PB. Yanti Jaya Juara III
Ganda Anak Putri Nurhidayah & Joylyn Yusup PB. Yanti Jaya / Chan Kalteng Juara III
Ganda Anak Putri Devinha Maharani Lumba & Alya Arman
Harapan Menjadi Tuan Rumah
Prof Warsinggih menyampaikan rasa bangga dan selamat kepada para peraih medali yang telah mengharumkan nama Sulawesi Selatan di kancah nasional. Beliau berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi atlet lain untuk terus berlatih.
"Selamat bagi para peraih medali di Sirnas B Palu. Semoga ini menjadi motivasi besar. Harapan kita kedepan, Sulawesi Selatan juga bisa dipercaya kembali untuk menjadi tuan rumah pada gelaran Sirnas berikutnya," ujar Prof Warsinggih.
Kunjungan ini menegaskan bahwa kesibukan profesi bukan penghalang bagi jajaran pengurus untuk memberikan perhatian penuh pada pembinaan atlet usia dini di Sulawesi Selatan.
(Mwrd)

0 Komentar