Prof. Hasnawi Haris Terpilih sebagai Formatur PB IPSI 2026–2030

INFO TERKINI | Jakarta,  — Guru Besar Universitas Negeri Makassar, Hasnawi Haris , resmi terpilih sebagai salah satu anggota formatur Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030. Ia tergabung dalam tim formatur hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Pencak Silat Indonesia yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/4).

Dalam Munas tersebut, Sugiono yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua Umum PB IPSI untuk masa bakti 2026–2030.

Selain Sugiono, enam anggota formatur lainnya juga ditetapkan, termasuk Prof. Hasnawi Haris yang saat ini diangkat sebagai Ketua Umum IPSI Sulawesi Selatan. Keterpilihan Hasnawi dinilai merepresentasikan wilayah tengah Indonesia dalam struktur kepengurusan nasional IPSI.

Sebelumnya, Ketua Tim Penjaringan, Bayu Syahjohan , mengungkapkan bahwa terdapat dua nama yang muncul sebagai kandidat Ketua Umum, yakni Prabowo Subianto dan Sugiono. Namun, dalam forum Munas, Prabowo yang juga membuka acara secara resmi menyampaikan permohonan untuk tidak kembali dicalonkan.

Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan menjadi ketum PB IPSI. Karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai ketua IPSI,” ujar Prabowo dalam Berbagainya.

Kepengurusan PB IPSI periode 2026–2030 mengusung sejumlah agenda strategi, salah satunya adalah mendorong pencak silat agar dapat dipertandingkan dalam ajang Olimpiade, sebagai bentuk pengakuan global terhadap warisan budaya Indonesia tersebut.

Adapun tujuh formatur terpilih PB IPSI periode 2026–2030 adalah:

Sugiono (Ketua Formatur/Ketua Umum Terpilih)
Djalaluddin Salampessy (anggota formatur mewakili wilayah timur)
Hasnawi Haris (anggota formatur yang mewakili wilayah tengah)
Vasvo Rusaemy (anggota formatur yang mewakili wilayah barat)
Benny Gautama Sumarsono (anggota formatur mewakili demisioner PB IPSI)
Afnan Hadikusumo (anggota formatur mewakili perguruan sejarah)
Edhy Prabowo (anggota formatur mewakili perguruan besar)

Ketujuh formatur diberi tugas untuk membentuk struktur kepengurusan paling lambat 30 hari setelah Musyawarah Nasional.

Dengan formatur komposisi ini, diharapkan PB IPSI ke depan mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan prestasi pencak silat Indonesia di kancah internasional.

(Hmk)

0 Komentar