INFO TERKINI ■ BONTANG – Komitmen Kota Bontang dalam mengembangkan konsep Industrial Tourism dan Ecotourism kembali dibuktikan melalui aksi nyata. Pada Sabtu (25/04/2026),
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MASATA (Masyarakat Sadar Wisata) Kota Bontang sukses memfasilitasi program Wisata Industri berbasis edukasi melalui kegiatan Praktikum Lapangan Jurusan Biologi FMIPA Universitas Mulawarman (Unmul).
Kegiatan yang berpusat di Kampung Wisata Terapung Tihi-Tihi, Kelurahan Bontang Lestari ini, diikuti oleh sekitar 80 mahasiswa angkatan 2025 dan 10 dosen pendamping, termasuk Ketua Jurusan Biologi FMIPA Unmul.
Laboratorium Alam di Atas Laut
Pemilihan Tihi-Tihi sebagai lokasi praktikum bukan tanpa alasan. Karakteristik wilayahnya yang unik dinilai sangat relevan dengan studi ekosistem tropis. Selama kegiatan berlangsung dari pukul 07.00 hingga 16.00 WITA, para peserta melakukan serangkaian riset lapangan, di antaranya:
Sampling Vegetasi:
Mengidentifikasi jenis tumbuhan di kawasan pesisir.
Inventarisasi Flora & Fauna: Pendataan keanekaragaman hayati lokal.
Pengamatan Ekosistem Perairan: Meninjau kualitas dan kondisi biota bawah laut.
Pop Pengolahan Data: Analisis langsung hasil temuan di lapangan.
Manifestasi Kolaborasi Pentahelix
Ketua DPC MASATA Kota Bontang, Eko Satrya, menegaskan bahwa agenda tahunan yang kini memasuki tahun ketiga tersebut merupakan wujud nyata kolaborasinergi Pentahelix yang melibatkan Pemerintah, Perusahaan, Akademisi, Komunitas, dan Media.
"Melalui program ini, kita membuktikan bahwa kawasan wisata dan industri di Bontang bukan sekadar tempat rekreasi atau produksi. Lebih dari itu, kawasan ini adalah laboratorium hidup untuk pengembangan SDM dan edukasi berkelanjutan," ujar Eko Satrya.
Pihak MASATA juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mitra pendukung yang telah memfasilitasi kegiatan ini, antara lain:
Pemerintah Kota Bontang
Badak LNG
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim)
Program ini diharapkan terus memperkuat posisi Bontang sebagai destinasi Wisata Industri unggulan di Indonesia. Dengan memadukan potensi industri besar dan kearifan lokal kampung wisata, Bontang tidak hanya mencetak lulusan akademisi yang kompeten secara teori, tetapi juga peka terhadap kondisi ekosistem nyata di lapangan.
(Jusmin)

0 Komentar