INFO TERKINI ■ Bontang Kilang gas alam cair (LNG) di Kota Bontang akan segera mendapat "napas baru". Setelah cukup lama beroperasi sebagai tumpuan energi nasional, fasilitas milik Badak LNG kini dipersiapkan menjadi hub utama bagi pemrosesan gas temuan Eni S.p.A di lapangan Geng North, Kalimantan Timur.
Bagi perusahaan migas asal Italia tersebut, membangun Offshore Platform (anjungan lepas pantai) adalah opsi yang terlalu mahal. Menggunakan fasilitas yang sudah berdiri sejak 1974 adalah jalan pintas yang paling masuk akal.
Putra Peni Luhur Wibowo, Manager CSR & Relation Badak LNG, menjelaskan bahwa pihaknya sudah siap menerima tantangan tersebut. Infrastruktur yang matang dan ketersediaan SDM lokal menjadi modal utama Badak LNG.
"Tinggal ditingkatkan dan dikembangkan saja," tegasnya.
Dalam teknis pemrosesan nanti, Badak LNG telah memetakan unit produksi mereka. Sementara Modul 1 (Train A-D) sudah memasuki masa pensiun karena beban biaya reaktivasi yang berat, perhatian penuh kini tertuju pada Modul 2.
Train F, yang letaknya strategis bersebelahan dengan unit eco yang masih aktif, akan menjadi garda depan dalam mengolah potensi gas dari North Ganal. Langkah ini sekaligus memastikan bahwa fasilitas legendaris di Bontang ini tetap relevan dalam peta industri migas modern
(Jusmin/*)


0 Komentar