Transformasi Wisata Pasca-Migas: MASATA Bontang Sambut Kepala Dispoparekraf Baru

INFO TERKINI -​BONTANG – Langkah baru dimulai bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Taman. Pelantikan Eko Masyuhdi sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) secara definitif disambut hangat oleh berbagai pihak, termasuk DPC Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Kota Bontang.

​Ketua DPC MASATA Bontang, Eko Satrya, menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru tersebut. Namun, ia juga mengingatkan bahwa posisi ini membawa tanggung jawab besar dalam merealisasikan visi-misi strategis Pemerintah Kota Bontang periode 2025–2030.

​Membangun Ekosistem Berkelanjutan

​MASATA menekankan pentingnya pembangunan ekosistem pariwisata yang tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi juga berkelanjutan. Harapannya, 

Dispoparekraf di bawah kepemimpinan baru mampu mengintegrasikan:

​Kebijakan Lintas OPD: Koordinasi yang kuat antar instansi pemerintah.

​Partisipasi Komunitas: Melibatkan organisasi mitra dan entitas masyarakat.

​Infrastruktur & Lingkungan: Pembangunan yang tetap menjaga kelestarian alam.

​Kearifan Lokal: Penguatan nilai seni dan budaya sebagai daya tarik utama.

​Pilar Ekonomi Baru Pasca-Migas
​Menurut Eko Satrya, Bontang saat ini berada pada titik krusial untuk bertransformasi. Ketergantungan pada sektor industri migas harus mulai diimbangi dengan sektor-sektor baru yang lebih terbarukan.

​"Dinamika pariwisata di Bontang membutuhkan transformasi signifikan dari kota industri menuju destinasi wisata edukatif, kreatif, dan berkelanjutan. Dispoparekraf harus menjadi pendorong utama agar pariwisata menjadi pilar ekonomi baru menyongsong Bontang paska migas," tegas Eko Satrya.

​Sebagai mitra strategis pemerintah, MASATA menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dalam memajukan UMKM serta sektor kreatif demi kesejahteraan masyarakat Bontang secara luas.


​Penulis: Jusmin

0 Komentar