Lebih dari Sekadar Angka : Arisan IKA 87 SMAN 200/1 Domisili Soppeng Jadi Ajang Penaut Rindu di Awal 2026



INFO TERKINI - ​SOPPENG – Jarum jam menunjukkan pukul 16.00 WITA ketika tawa renyah mulai memecah suasana di Jalan Kemakmuran, Soppeng. 

Bukan sekadar pertemuan rutin, momen Arisan IKA 87 SMAN 200/1 (SMAN 1 Soppeng) Domisili Soppeng Putaran ke-1 Tahun 2026 yang digelar pada Senin (19/01/2026) ini terasa seperti pulang ke rumah bagi para alumni.

​Bertempat di Warung Afkar Hj. Eppo (samping Cafe Ladafa), suasana kekeluargaan begitu kental terasa. 

Di bawah naungan atap warung yang sederhana namun hangat, para alumni angkatan 87 kembali duduk melingkar, melampaui sekat waktu yang telah memisahkan mereka selama puluhan tahun sejak masa berseragam putih abu-abu.

​Kehangatan Tuan Rumah 

​Hj. Eppo, pemilik Warung Afkar yang juga menjadi saksi bisu keakraban ini, mengungkapkan rasa harunya melihat kekompakan para alumni.

​"Saya sangat senang dan merasa terhormat Warung Afkar dijadikan tempat berkumpulnya teman-teman IKA 87 untuk Merasakan Menu yang kita sudah sediakan.

Melihat mereka tertawa lepas dan saling bercerita, suasananya jadi sangat hidup. 

Semangat silaturahmi mereka luar biasa, meski sudah hampir 40 tahun lulus, tapi keakrabannya tetap seperti anak sekolah," ujar Owner Warung Afkar.


Kesan Mendalam : Bukan Tentang 

Siapa yang Dapat

​Bagi para peserta yang hadir, arisan ini hanyalah "pintu masuk". Esensi sebenarnya adalah kehadiran fisik dan saling menguatkan di usia yang tak lagi muda.

​Salah satu rekan alumni Ibu Hj.Andi Suraida  menyampaikan kesannya dengan penuh haru :

​"Bagi kami, arisan ini bukan soal berapa nominal uang yang didapat atau siapa yang naik namanya. 

Tapi ini tentang siapa yang masih bisa hadir, siapa yang bisa kita peluk pundaknya, dan siapa yang bisa kita ajak tertawa. 

Di sini, kita bukan siapa-siapa, kita hanya teman lama yang saling merindukan," ungkap Ibu Andi 


Menjaga Nyala Silaturahmi

​Kegiatan putaran pertama di tahun 2026 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh anggota IKA 87, khususnya yang berdomisili di Soppeng, untuk terus menjaga komunikasi. 

Di tengah kesibukan masing-masing, momen sore itu membuktikan bahwa ikatan persaudaraan yang dimulai dari bangku sekolah SMAN 200/1 tidak akan pernah luntur oleh waktu.

​Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan doa agar seluruh anggota IKA 87 senantiasa diberikan kesehatan untuk bisa bertemu kembali di putaran-putaran selanjutnya.

(Hmk)

0 Komentar