Rektor IAI Yapnas Dr. Hartina, M.M. Resmi Membuka Pembekalan KKN Mahasiswa Selama Dua Hari


INFO TERKINI 📷 Jeneponto – Rektor Institut Agama Islam (IAI) Yapnas Jeneponto, Dr. Hartina, M.M., secara resmi membuka kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan selama dua hari. Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum mahasiswa diturunkan langsung ke lapangan untuk menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Hartina menekankan bahwa KKN merupakan salah satu bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat. “KKN bukan hanya program rutinitas akademik, tetapi juga momentum bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah, sekaligus mengasah kepekaan sosial dan kepemimpinan,” ujar Rektor.

Beliau juga menambahkan bahwa mahasiswa IAI Yapnas harus hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi desa-desa di Jeneponto. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam masyarakat akan memperkuat citra perguruan tinggi sebagai institusi yang peduli pada pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Selama dua hari pembekalan, mahasiswa mendapatkan materi dari berbagai narasumber dengan topik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya adalah pemetaan potensi wisata di setiap kecamatan, optimalisasi sumber daya desa, kursus bahasa asing (bahasa Inggris dan Arab), serta percobaan sains sederhana untuk mendukung pembelajaran kreatif di sekolah-sekolah desa.

Selain itu, sesi khusus mengenai penyusunan laporan KKN diberikan agar mahasiswa mampu mendokumentasikan setiap kegiatan dengan baik dan sistematis. Laporan tersebut nantinya akan menjadi tolok ukur keberhasilan mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian.

Hal menarik dalam pembekalan tahun ini adalah pengenalan program pembuatan miniatur rumah ibadah. Program tersebut tidak hanya bernilai edukatif dan budaya, tetapi juga menjadi simbol penguatan moderasi beragama, menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai di tengah masyarakat yang majemuk.

Kegiatan pembekalan ini diharapkan mampu melahirkan luaran konkret berupa peta potensi wisata desa, peningkatan kemampuan komunikasi masyarakat melalui kursus bahasa asing, serta metode pembelajaran kreatif yang dapat menumbuhkan minat belajar anak-anak. Dengan begitu, kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga meninggalkan dampak jangka panjang bagi desa yang mereka tempati.

Dengan dibukanya secara resmi pembekalan ini oleh Rektor, IAI Yapnas Jeneponto menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat kolaborasi, dan kemampuan memberdayakan masyarakat di berbagai sektor.

0 Komentar