INFO TERKINI 🕳️ Soppeng, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Soppeng membawa pesan kuat tentang pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Soppeng, Andi Ibrahim Harta Sanjaya, S.H., M.Si., mengatakan nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW harus mampu diwujudkan dalam bentuk karya dan tindakan yang memberi manfaat.
Pesan itu disampaikan Andi Ibrahim saat mewakili Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Minggu (6/9/2026).
Membacakan sambutan Bupati, ia menegaskan bahwa meneladani Rasulullah di tengah perkembangan zaman membutuhkan langkah yang lebih konkret.
“Meneladani akhlak beliau di era modern ini tidak hanya terbatas pada aspek ibadah ritual semata, melainkan bagaimana kita mampu mengejawantahkan nilai-nilai Islam menjadi karya nyata yang kreatif dan inovatif untuk menjawab tantangan zaman demi kemaslahatan ummat,” ujarnya.
Menurut Andi Ibrahim, pesan tersebut menjadi semakin relevan karena masyarakat menghadapi perubahan yang berlangsung cepat. Kreativitas dan inovasi diperlukan, tetapi keduanya harus tetap berpijak pada akhlak dan integritas.
Ia kemudian mengingatkan empat sifat Rasulullah SAW, yaitu siddiq, amanah, tabligh dan fathonah.
Keempat sifat tersebut, kata dia, bukan sekadar pengetahuan keagamaan, melainkan nilai yang dapat diterapkan dalam menjalankan pekerjaan, memberikan pelayanan serta melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Andi Ibrahim juga mengutip prinsip khairunnas anfahum linnas, bahwa manusia terbaik adalah mereka yang paling memberikan manfaat kepada sesama.
Dari Maulid Menuju Karya
Peringatan Maulid Kemenag Soppeng tahun ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Melalui Karya Kreatif, Inovatif, dan Bermanfaat bagi Masyarakat.”
Tema tersebut diwujudkan melalui sejumlah rangkaian kegiatan, seperti launching miniatur Kantor Kemenag Soppeng, Lomba Hias Telur hingga penyerahan bantuan dana UPZ Kemenag Soppeng kepada para mustahik.
Andi Ibrahim mengapresiasi jajaran Kemenag Soppeng yang dinilai mampu mengemas peringatan Maulid dengan memadukan nilai keagamaan, kreativitas dan kepedulian sosial.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Kepala Kantor Kemenag Soppeng beserta seluruh jajarannya atas terselenggaranya acara ini,” katanya.
Perkuat Kebersamaan Lintas Agama
Selain pesan tentang keteladanan, peringatan Maulid tersebut juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan masyarakat Soppeng.
Unsur lintas agama turut hadir dan dilibatkan dalam kegiatan. Kepala Kemenag Soppeng, H. Afdal, menyebut keterlibatan tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga keharmonisan dan toleransi.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hari ini terasa sangat istimewa karena kita melibatkan unsur lintas agama yang ada di Kabupaten Soppeng,” tegasnya.
Hikmah Maulid disampaikan Ketua IKA DDI, Dr. KH. Arham Basid, Lc., M.A.
Pesan yang dibawa dalam peringatan ini pun menjadi jelas. Maulid bukan sekadar mengenang sosok Rasulullah SAW, tetapi momentum untuk menghidupkan akhlaknya dalam tindakan, melahirkan inovasi dan menghadirkan karya yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
(Red)

0 Komentar