INFO TERKINI 🕳️ Makassar – Sebanyak 357 mahasiswa baru Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) memperoleh pembekalan literasi keuangan dan kecakapan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) melalui kolaborasi bersama Pegadaian dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).
Kegiatan ini menghadirkan dua isu yang dinilai semakin penting bagi mahasiswa, yakni kemampuan mengelola keuangan secara bijak sejak masa kuliah serta memanfaatkan teknologi AI sebagai pendukung produktivitas belajar di era digital.
Ketua Program Studi Manajemen FEB UNM, Dr. Anwar, S.E., M.Si., mengatakan bahwa mahasiswa perlu dipersiapkan menghadapi kehidupan kampus sekaligus tantangan dunia kerja yang terus berubah. Menurutnya, penguasaan literasi keuangan dan kecakapan digital menjadi bekal penting agar mahasiswa mampu menyelesaikan studi dengan baik sekaligus siap menghadapi perkembangan zaman.
*Pegadaian Dorong Mahasiswa Melek Finansial*
Pada sesi pertama, Pegadaian memberikan pembekalan mengenai pentingnya literasi keuangan bagi mahasiswa. Materi disampaikan oleh Suhesti, S.E., M.M., selaku perwakilan Deputy Area Makassar 2, dengan kehadiran Didi Jayadi sebagai Pimpinan Cabang Pegadaian.
Dalam pemaparannya, mahasiswa diajak memahami bahwa kemampuan mengelola keuangan merupakan bagian dari keterampilan hidup yang perlu dibangun sejak dini. Pengelolaan anggaran, kebiasaan menabung, hingga pemahaman mengenai investasi diperkenalkan sebagai langkah awal menuju kemandirian finansial.
Suhesti menjelaskan bahwa keputusan-keputusan finansial yang baik selama masa kuliah dapat menjadi fondasi bagi kondisi ekonomi yang lebih sehat di masa depan. Karena itu, mahasiswa didorong untuk mulai membangun kebiasaan mengatur pemasukan dan pengeluaran secara disiplin serta memahami investasi secara cerdas dan bertanggung jawab.
Indosat Perkuat Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran
Pada sesi berikutnya, Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan program AIrena Belajar melalui talkshow bertema Rahasia Produktif dan Kreatif dengan AI.
Talkshow menghadirkan Muh. Zulfikar Aris sebagai AI and Digital Innovation Educator, Alif Randhy Pratama sebagai Officer Quality of Acquisition Market Competitor Intelligence, dan Andi Muhammad Kahfi sebagai Google Student Ambassador, dengan moderator Dr. Azlan Azhari, S.E., M.M., dosen Program Studi Manajemen FEB UNM.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada pemanfaatan AI sebagai alat pendukung pembelajaran, mulai dari menyusun ide, mencari referensi, mengelola pekerjaan akademik, hingga meningkatkan kreativitas dalam menyelesaikan berbagai tugas. Melalui demonstrasi langsung penggunaan Google Gemini, peserta juga diajak memahami cara menyusun prompt yang efektif agar AI dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan etika akademik.
Selain sesi diskusi, mahasiswa mengikuti demonstrasi penggunaan AI, permainan edukatif, serta kuis interaktif yang memperkaya pengalaman belajar selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi bersama Pegadaian dan Indosat menjadi bagian dari upaya Program Studi Manajemen FEB UNM dalam mempertemukan mahasiswa dengan kebutuhan kompetensi abad ke-21. Melalui penguatan literasi keuangan dan kecakapan AI, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menjalani perkuliahan, tetapi juga memiliki bekal untuk mengambil keputusan finansial yang bijak dan memanfaatkan teknologi secara produktif di masa depan.
(Red)

0 Komentar