iNFO TERKINI 🕳️ Palu,Penguatan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dan pengembangan kompetensi lulusan menjadi salah satu fokus utama Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) dalam mengikuti Sidang Pleno I Aliansi Program Studi Manajemen Bisnis Indonesia (APSMBI) Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Palu 18/6/2026
 
Tema kegiatan, “Inovasi Berkelanjutan: Sinergi Soft Skills dan Kampus Berdampak dalam Menghasilkan Profesional Manajemen dan Wirausahawan Pemula Berdaya Saing Global,” dinilai sangat relevan dengan arah pengembangan kurikulum Program Studi Manajemen FEB UNM yang menekankan keseimbangan antara kompetensi akademik, kemampuan profesional, serta penguatan karakter dan keterampilan abad ke-21.

Menurut Dr. Abdul Rahman, S.Pd., M.Si., selaku Sekretaris Unit Penjaminan Mutu FEB UNM sekaligus Ketua Tim Pengembang Kurikulum Program Studi Manajemen FEB UNM, APSMBI 2026 memberikan banyak perspektif baru dalam pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dinamika global.

"Saat ini dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan yang menguasai teori dan konsep manajemen, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, kreativitas, pemecahan masalah, serta jiwa kewirausahaan. Oleh karena itu, penguatan soft skills harus menjadi bagian integral dari kurikulum dan capaian pembelajaran lulusan," jelasnya.

Beliau menambahkan bahwa berbagai diskusi dalam forum APSMBI menunjukkan pentingnya integrasi antara soft skills, literasi digital, kewirausahaan, dan pembelajaran berbasis pengalaman ke dalam sistem pembelajaran yang berorientasi pada capaian lulusan.

"Sebagai pengembang kurikulum, kami memperoleh banyak masukan terkait penyelarasan Program Educational Objectives (PEO), Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), dan strategi pembelajaran yang mendukung terbentuknya lulusan yang profesional, adaptif, inovatif, dan mampu bersaing pada tingkat global. Hasil forum ini akan menjadi bahan penting dalam proses evaluasi dan pengembangan kurikulum Program Studi Manajemen FEB UNM," tambahnya.

Partisipasi dalam APSMBI 2026 juga menjadi bagian dari implementasi budaya mutu yang dikembangkan oleh Program Studi Manajemen FEB UNM, khususnya dalam memastikan bahwa proses pengembangan kurikulum senantiasa berbasis kebutuhan stakeholder, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta standar mutu pendidikan tinggi yang berlaku.

Kegiatan ini memperkuat komitmen Program Studi Manajemen FEB UNM untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional dan karakter yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan global.

(Red)