INFO TERKINI 🕳️ MAKASSAR — Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan olahraga tepok bulu di tanah Celebes. Jika tidak ada aral melintang, PBSI Sulsel siap menggebrak dengan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Sulawesi Selatan 2026 pada bulan Agustus mendatang.
Ajang bergengsi ini dirancang sebagai agenda strategis untuk menjaring talenta-talenta emas dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel. Lebih dari sekadar turnamen, Kejurprov 2026 diproyeksikan menjadi fondasi pembinaan berkelanjutan demi mencetak atlet masa depan yang mampu berbicara banyak di kancah nasional maupun internasional.
Wadah Evaluasi dan Unjuk Gigi Atlet Daerah
Ketua Umum PBSI Sulsel, Prof. Dr. dr. Warsinggih, Sp.B., Subsp.BD(K), mengungkapkan bahwa Kejurprov merupakan momentum krusial untuk mengukur sejauh mana efektivitas pembinaan yang telah berjalan di tingkat klub maupun pengurus cabang (Pengcab) se-Sulawesi Selatan.
"Kejurprov bukan hanya tentang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana evaluasi pembinaan atlet serta kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya," ujar Prof. Warsinggih.
Beliau juga optimis bahwa dari turnamen ini akan lahir pahlawan-pahlawan baru yang siap mengharumkan nama Sulawesi Selatan di level yang lebih tinggi.
Persiapan Maksimal demi Standar Profesional
Guna memastikan turnamen berjalan sukses, pihak panitia pelaksana terus mematangkan persiapan dari berbagai lini. Ketua Panitia Pelaksana, dr. Shandy Shanaya, Sp.B., FICS, menegaskan komitmennya untuk menyajikan kompetisi yang profesional, nyaman, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
"Kami berkomitmen menyelenggarakan Kejurprov dengan standar terbaik sehingga seluruh peserta dapat bertanding secara nyaman dan kompetitif. Dukungan seluruh pihak sangat kami harapkan demi suksesnya pelaksanaan kegiatan ini," tutur dr. Shandy.
Dengan persiapan yang matang dan sinergi dari seluruh elemen, PBSI Sulsel optimistis Kejurprov Agustus nanti tidak hanya memperkuat ekosistem bulutangkis daerah, tetapi juga menjadi batu loncatan penting bagi lahirnya bintang-bintang baru bulutangkis Indonesia dari Indonesia Timur.
(Mwd)

0 Komentar