PBSI Sulsel Berbenah Diri, Fokus Jaring Bibit Unggul Menuju Puncak Prestasi Nasional

INFO TERKINI 🕳️ ​MAKASSAR — Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Selatan terus bergerak cepat dalam membenahi sitem pembinaan atlet. Langkah ini diambil demi mendongkrak prestasi bulutangkis Sulsel agar mampu bersaing sengit di kancah nasional maupun internasional.

​Gelaran kejuaraan bulutangkis di GOR Kantor Gubernur Sulsel yang baru saja berakhir pada Kamis malam (11/6/2026) menorehkan ragam tanggapan. Menyikapi dominasi atlet asal Makassar dalam ajang tersebut, Ketua Divisi Pembinaan Prestasi (Binpres) PBSI Kota Makassar, Taufan Indriya Setiawan, menilai pencapaian tersebut sebagai hal yang lumrah. 

Menurut Taufan, dominasi Makassar di level provinsi memang sudah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir dan tidak perlu disikapi secara berlebihan.

​Pandangan senada juga diungkapkan oleh Ketua Pengprov PBSI Sulsel, Prof. Dr. dr. Warsinggih, Sp.B, Subsp.BD(K), M.Kes, MH.Kes. Beliau menegaskan bahwa ajang yang baru selesai tersebut bukanlah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang sesungguhnya.

​"Kejuaraan kemarin itu adalah ajang pemanasan bagi atlet-atlet binaan untuk menghadapi Kejurprov Bulutangkis Sulsel. Jika tidak ada halangan, Kejurprov resmi baru akan diselenggarakan pada Agustus 2026 mendatang di Auditorium JK Unhas Tamalanrea, Makassar," jelas Prof. Warsinggih.

​Orbitkan Atlet ke Pulau Jawa lewat Kerja Sama Klub Raksasa
​Menjawab berbagai opini yang berkembang, Prof. Warsinggih membeberkan strategi jangka pendek PBSI Sulsel. Fokus utama pengurus saat ini adalah menjaring bibit unggul sejak dini—mulai dari kategori Usia Dini, Remaja, hingga Taruna—untuk kemudian dikirim berlatih ke Pulau Jawa.

​Langkah berani ini diambil karena realitas persaingan di level nasional sangat ketat. Tanpa atmosfer latihan, sparing yang kompetitif, serta pengalaman bertanding yang kaya di Pulau Jawa, target mencetak pemain bertaraf nasional dan internasional dinilai akan sangat berat.

​Sebagai wujud keseriusan, PBSI Sulsel dalam waktu dekat berencana menjalin Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan deretan klub bulutangkis raksasa di Pulau Jawa.

Rencana Mitra MoU PBSI Sulsel
1. PB Djarum Kudus
2. PB Jaya Raya Jakarta

Kedua klub legendaris tersebut dipilih karena dinilai memiliki fasilitas dan sistem pembinaan terbaik yang mampu mewadahi serta memaksimalkan potensi para atlet muda asal Sulsel.

​Guna menyaring bibit-bibit terbaik yang layak dikirim ke Jawa, Pengprov PBSI Sulsel berkomitmen untuk memperbanyak intensitas pertandingan dan turnamen lokal antar-atlet binaan. Melalui ikhtiar dan kerja keras kolektif seluruh pengurus, PBSI Sulsel optimistis kerinduan masyarakat pencinta bulutangkis di Sulawesi Selatan untuk melihat putra-putri daerah naik ke podium tertinggi nasional dapat segera terwujud.

​(Mwd)

0 Komentar