Buka Pembinaan LPK, Neni Moerniaeni: Buktikan Hasil Pelatihan dengan Testimoni dan Kompetensi

INFO TERKINI ðŸ•³️ Bontang -Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar pembinaan bagi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta se-Kota Bontang, Selasa 12 Mei 2026, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Asdar Ibrahim, serta menghadirkan narasumber Rifyanto Bakri dari Himpunan Penyelenggara Kursus dan Pelatihan Indonesia (HISPPI).

Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menyebut LPK memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kompetensi masyarakat Kota Bontang.

Karena itu, ia meminta pengelola LPK tidak hanya fokus pada pelaksanaan pelatihan, tapi juga memastikan hasil yang benar-benar dirasakan peserta.

Jangan sekadar pelatihan, tapi lakukan evaluasi. Mereka yang sudah mendapatkan pelatihan sekarang sudah bisa apa, buat testimoni. Buktikan bahwa pelatihan yang kita lakukan benar-benar berhasil,” ujar Neni.

Ia juga meminta para pengelola LPK memanfaatkan kegiatan pembinaan yang dilakukan hari ini dengan maksimal, terlebih pemerintah menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya.

LPK yang profesional akan menghasilkan lulusan yang kompeten, yang pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bontang,” katanya.

Selain peningkatan kualitas pelatihan, Neni juga mendorong LPK mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan media sosial.

Kata Neni, media sosial saat ini dapat menjadi peluang tambahan untuk meningkatkan kemandirian lembaga.

Bikin media sosial, sekarang juga bisa menghasilkan uang, misalnya bergabung dengan affiliate (model bisnis berbasis komisi),” ucapnya.

Dengan begitu Neni berharap, LPK dapat berkembang lebih mandiri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang.

Ini peluang ini, banyak kemajuan teknologi. Pakai TikTok, pakai semua media sosial ya. Kita bisa berperan beraktualisasi juga segala sektor,” tandasnya.

Diketahui, kata Neni terdapat sekitar 61 LPK yang bersertifikasi dan aktif di di Kota Bontang.

(Jusmin)

0 Komentar