Dukung UMKM dan Pariwisata Lokal, Kadisdikbud Soppeng Wajibkan Kegiatan Sekolah di Dalam Wilayah

INFO TERKINI ■ SOPPENG, — Pemerintah Kabupaten Soppeng menegaskan komitmennya terhadap kebijakan efisiensi anggaran dengan mewajibkan seluruh kegiatan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, termasuk Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), untuk dilaksanakan di dalam wilayah Kabupaten Soppeng.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan pertemuan KKKS Gugus 1 Lalabata yang berlangsung pada Selasa (13/4/2026) di Singgah Sawah, Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Andi Sumangerukka, didampingi Sekretaris Dewan Pendidikan H. Andi Muh. Sulkarnaen, Pengawas TK/SD Gugus 1 Lalabata Sudirman, serta para kepala sekolah se-Gugus 1 Lalabata. Turut hadir Direktur Utama Perseroda Soppeng, Musdar.

Dalam arahannya, Andi Sumangerukka menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme kepala sekolah sebagai upaya mendorong kualitas pendidikan di Kabupaten Soppeng.

Ia juga mengapresiasi capaian prestasi yang telah diraih berkat kerja sama seluruh insan pendidikan.

“Alhamdulillah, berkat kerja bersama, kita mampu meraih berbagai prestasi di bidang pendidikan. Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilaksanakan di lokasi UMKM yang turut mendukung perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa seiring kebijakan nasional terkait efisiensi anggaran, seluruh kegiatan pendidikan tidak diperkenankan dilaksanakan di luar daerah.

“Kami tidak memberikan izin kegiatan di luar Kabupaten Soppeng. Semua kegiatan harus dilaksanakan di dalam wilayah sebagai bentuk efisiensi dan dukungan terhadap potensi lokal,” tegasnya.

Sementara itu, Pengawas TK/SD Gugus 1 Lalabata, Sudirman, melaporkan adanya rencana penambahan gugus di Kecamatan Lalabata dari tiga menjadi empat gugus. Hal ini akan berdampak pada pergeseran sejumlah sekolah ke gugus baru.

“Pertemuan ini juga menjadi momen perpisahan bagi beberapa sekolah yang nantinya akan bergabung di Gugus 4,” jelasnya.

Sekretaris Dewan Pendidikan Soppeng, H. Andi Muh. Sulkarnaen, turut mengingatkan pentingnya keterbukaan informasi di era digital. Ia mendorong para kepala sekolah agar aktif mempublikasikan kegiatan sekolah melalui berbagai platform media.

“Informasi saat ini sangat cepat dan dinamis. Kepala sekolah tidak boleh ketinggalan. Publikasikan setiap kegiatan agar masyarakat mengetahui kerja-kerja yang dilakukan,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Perseroda Soppeng, Musdar, memperkenalkan peran Perseroda sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memberikan kontribusi bagi daerah.

Ia juga menawarkan kerja sama dengan pihak sekolah, khususnya dalam kegiatan rekreasi akhir tahun ajaran.

Menurutnya, objek wisata Permandian Air Panas Lejja dapat menjadi alternatif pilihan wisata lokal yang tidak kalah menarik dibandingkan daerah lain.

Pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan sekolah-sekolah dengan berbagai kemudahan yang dapat dimanfaatkan.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian terima kasih dari Sudirman kepada Kepala Sekolah SDN 18 Mangkawani Lalabata, Kartini Magga, selaku penanggung jawab kegiatan. Ia juga mengapresiasi pemilihan lokasi Singgah Sawah Timusu yang dinilai memberikan suasana alami dan nyaman bagi seluruh peserta

(*)

0 Komentar