INFO TERKINI - BONTANG – Sektor ketahanan pangan nasional mendapat dorongan besar melalui penguatan infrastruktur industri.
Pada Kamis (29/1/2026), Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, S.E., meresmikan proyek Revamping Amoniak Pabrik 2 PT Pupuk Kaltim (PKT) di Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., sebagai bentuk sinergi lintas lembaga dalam mengawal ketersediaan pupuk nasional.
Rangkaian Kunjungan Kerja
Rombongan tiba di Kota Bontang sekitar pukul 09.00 Wita melalui Pelabuhan Tursina dan Bandara PT Badak menggunakan helikopter.
Sebelum menuju lokasi utama, rombongan sempat melaksanakan transit di Hotel Equator.
Pukul 10.05 Wita, Kapolri dan rombongan meninjau langsung lokasi Proyek Revamping Amoniak Pabrik 2 yang terletak di Kawasan Industri Pupuk Kaltim, Kelurahan Guntung. Puncak acara peresmian dilaksanakan pada pukul 11.15 Wita di Dermaga 2 BSL PT PKT.
Dukungan Terhadap Produksi Nasional
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memberikan apresiasi tinggi atas modernisasi pabrik ini. Ia menekankan bahwa langkah ini adalah lompatan besar untuk efisiensi industri.
"Revamping Pabrik Amonia 2 ini merupakan langkah luar biasa dalam meningkatkan daya produksi nasional, khususnya dalam menjamin ketersediaan bahan baku pupuk bagi seluruh petani di Indonesia," ujar Rudy Mas’ud.
Pengamanan Ketat dan Kondusif
Kesuksesan agenda besar ini tidak terlepas dari kesiapan pengamanan di lapangan. Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, S.I.K., M.Si memimpin langsung apel persiapan pengamanan yang melibatkan 230 personel Polres Bontang.
Hingga seluruh rangkaian acara selesai, situasi dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Dengan resminya revamping ini, PT Pupuk Kaltim diharapkan dapat beroperasi dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan kapasitas produksi yang lebih optimal guna mendukung swasembada pangan Indonesia.
(Jusmin)


0 Komentar