Menuju Pasca-Migas: Kota Bontang Wujudkan Peradaban Teknologi dan Pariwisata Berkelanjutan melalui Wisata Industri


INFO TERKINI -​BONTANG – Sebagai kota yang dikenal dengan kekuatan industri dan jasa, Kota Bontang kini tengah bertransformasi menuju peradaban teknologi dan pariwisata berkelanjutan. Melalui kolaborasi strategis yang diinisiasi oleh DPC MASATA (Masyarakat Sadar Wisata) Kota Bontang, program Wisata Industri resmi diusung sebagai lokomotif ekonomi baru untuk mempersiapkan masa depan Bontang pasca-migas.

​Program ambisius ini melibatkan seluruh unsur Pentahelix (Pemerintah, Perusahaan Industri, Akademisi, Komunitas, dan Media) guna memastikan integrasi yang kuat antara sektor industri besar dengan potensi pariwisata daerah.

​Tiga Pilar Implementasi Program

​Ketua DPC MASATA Kota Bontang, Eko Satrya, melalui keterangannya menekankan tiga langkah utama yang telah diimplementasikan dalam program Wisata Industri ini:

​Kemitraan Multi Pihak

Menyatukan sumber daya, keahlian, dan perspektif dari berbagai unsur Pentahelix. 

Kolaborasi ini mengedepankan prinsip inklusivitas, transparansi, dan kesetaraan. Tujuannya adalah menciptakan solusi inovatif dan transfer pengetahuan melalui formalitas kelembagaan komunitas yang bersifat jangka panjang.

​Pembekalan Nilai-Nilai Sapta Pesona

Diterapkan secara khusus pada lingkungan support system sektor industri. Para pelaku profesi dan penunjang industri dibekali nilai-nilai Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan. Hal ini bertujuan menciptakan citra positif kawasan industri yang kondusif, produktif, dan partisipatif.


​Pengintegrasian Lintas Stakeholder

Pendekatan kolaboratif ini menjadi pondasi pariwisata berkelanjutan. 

Dengan menyeimbangkan kebutuhan industri dan lingkungan, program ini berupaya meminimalkan dampak negatif terhadap alam serta melindungi warisan budaya lokal untuk generasi mendatang.

​Membangun Ekosistem Pariwisata Masa Depan

​Program Wisata Industri bukan sekadar kunjungan lapangan, melainkan sebuah upaya membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi. Dengan mengawinkan teknologi industri dan pariwisata, Bontang diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat lokal.

​"Melalui program wisata industri, kita mengintegrasikan semua stakeholder Pentahelix dalam rangka menyiapkan Kota Bontang menghadapi masa pasca-migas," ungkap Eko Satrya, Ketua DPC MASATA Kota Bontang.

​Langkah ini mempertegas posisi Bontang yang tidak hanya sebagai pusat produksi energi, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang berbasis edukasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan.


Penulis: Jusmin

Sumber: Eko Satrya (Ketua DPC MASATA

0 Komentar