Pemkot Bontang Siapkan Sistem Baru untuk Mengurai Pengangguran dan Praktik "Orang Dalam"

INFO TERKINI -Bontang – Pemerintah Kota Bontang mengambil langkah besar untuk mengurai masalah pengangguran dan keluhan warga lokal yang kesulitan masuk ke dunia industri. Sebuah sistem baru sedang disiapkan untuk menghapus praktik “orang dalam” dan memastikan warga Bontang mendapat prioritas kerja di kotanya sendiri.

Sistem Baru untuk Menghapus Praktik "Orang Dalam"

Dalam Rapat Evaluasi Implementasi Penyaluran Tenaga Kerja yang dipimpin Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, di Kantor Wali Kota, Rabu (12/11/2025), Agus Haris menekankan bahwa keberadaan industri tidak boleh sekadar berdiri megah di Bontang. Harus ada manfaat langsung yang dirasakan warga.

Perusahaan Diminta Menyerahkan Data Kebutuhan Tenaga Kerja

Agus Haris meminta seluruh perusahaan menyerahkan data kebutuhan tenaga kerja tahun 2026 sebelum akhir November 2025. Data ini akan menjadi fondasi untuk pemetaan tenaga kerja lokal oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker).

Prioritas untuk Warga Kurang Mampu

Prioritas dalam penyaluran tenaga kerja akan diberikan kepada pemegang kartu kuning, terutama warga dari keluarga kurang mampu. Pemerintah juga akan memberikan pelatihan khusus berdasarkan kebutuhan industri yang masuk.

Titik Balik bagi Dunia Ketenagakerjaan

Dengan sistem baru ini, Pemkot Bontang berharap tahun 2026 menjadi titik balik bagi dunia ketenagakerjaan. Warga lokal menjadi pemain utama, bukan penonton di tanah sendiri.

(jusmin)

0 Komentar